BumDes

Monitoring Ketahanan Pangan 20 Persen Dilaksanakan di Desa Paku Alam

Foto Berita

Monitoring Realisasi Ketahanan Pangan 20% Nabati dan Hewani di Desa Paku Alam, di Kecamatan Sungai Tabuk Pada tanggal 25 Agustus 2025 pukul 09.00, kegiatan monitoring realisasi ketahanan pangan sebesar 20% dari segi nabati dan hewani dilakukan di Desa Paku Alam, yang terletak di Kecamatan Sungai Tabuk. Tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah untuk memastikan kesesuaian antara rencana dan pelaksanaan, mendeteksi serta mengatasi masalah atau hambatan yang mungkin timbul, meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) secara berkelanjutan, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola BUMDes guna mendorong pembangunan desa yang efektif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tim monitoring yang terdiri dari perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta anggota BUMDes setempat turut serta dalam kegiatan ini. Mereka melakukan survei lapangan untuk mengevaluasi pencapaian target ketahanan pangan desa sesuai yang telah direncanakan sebelumnya. Hasil monitoring menunjukkan bahwa capaian ketahanan pangan di Desa Paku Alam sudah mencapai 18% dari target 20%. Faktor-faktor seperti cuaca ekstrem dan pasokan pakan ternak yang tidak stabil menjadi hambatan utama dalam mencapai target yang diinginkan. Namun demikian, berkat upaya kolaboratif antara BUMDes, petani lokal, serta dukungan dari pemerintah daerah, langkah-langkah perbaikan dan strategi untuk mencapai sisa 2% target sedang dirancang. Dalam upaya meningkatkan kinerja dan transparansi, rapat koordinasi rutin antara BUMDes dan masyarakat setempat akan ditingkatkan. Selain itu, program pelatihan dan pendampingan teknis akan digalakkan guna memperkuat kapasitas anggota BUMDes dalam mengelola potensi sumber daya lokal secara lebih efisien. Kegiatan monitoring ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi pengembangan ketahanan pangan di Desa Paku Alam. Dengan komitmen bersama dan langkah-langkah strategis yang diimplementasikan, diharapkan desa ini dapat mencapai target 20% ketahanan pangan nabati dan hewani dalam waktu yang telah direncanakan.