Pada tanggal 12 Desember 2026, pukul 11:11 pagi, Polindesa Desa Paku Alam menjadi saksi pelaksanaan program Konvergensi Pencegahan Stunting yang bertujuan memberikan bantuan dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil. Program ini merupakan upaya konkret pemerintah untuk mengatasi masalah gizi kurang, anemia, dan stunting di masyarakat. Dalam kegiatan demo memasak yang digelar, masyarakat setempat diajak untuk belajar cara memasak makanan sehat menggunakan bahan pangan lokal kaya protein seperti telur, susu, dan ikan. Biskuit khusus juga dipraktekkan sebagai alternatif makanan bergizi. Melalui edukasi gizi yang disertakan dalam program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, meningkatkan status gizi, serta mendukung pertumbuhan optimal bagi balita dan kehamilan yang sehat bagi ibu hamil. Pemberian PMT tersebut dilakukan secara rutin selama 90 hari ke depan, dengan harapan bahwa dampak positifnya akan terasa secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan setempat, diharapkan angka kasus gizi buruk, anemia, dan stunting dapat ditekan secara signifikan, menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas. Program ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan makanan tambahan, tetapi juga merupakan langkah preventif jangka panjang dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya gizi yang baik, Polindesa Desa Paku Alam memberikan contoh nyata bagaimana upaya bersama dapat menciptakan perubahan positif dalam penanggulangan masalah gizi dan stunting.